• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Salimbai
No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Kabar TNI-Polri
  • Lifestyle
    • Sport
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Kabar TNI-Polri
  • Lifestyle
    • Sport
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
Salimbai
No Result
View All Result

Aidi Hatta Minta Dugaan Dampak Tambang di Bukit Mulya Ditelusuri

27/08/2026
in Advertorial, Daerah, Politik
PostTweetShareScan

MUARO JAMBI, Salimbai.id – Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, S.Ag., meminta persoalan yang dikeluhkan warga Desa Bukit Mulya, Kecamatan Bahar Utara, terkait dugaan dampak aktivitas pertambangan batu bara terhadap perkebunan sawit dan aliran sungai mendapat penjelasan secara terbuka.

Aidi mengatakan, apabila aktivitas perusahaan terbukti memberikan dampak terhadap masyarakat, pihak perusahaan maupun instansi yang memiliki kewenangan harus memberikan penjelasan serta mengambil langkah sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga

Maxim dan Dinas Pendidikan Jambi Hadirkan MAXIM QUIZ: ENGLISH BRAIN, Dorong Pelajar Siap Hadapi Dunia Global

DPRD Muaro Jambi Terima Keluhan Kepala Desa soal Krisis Anggaran

Belajar dari Jakarta, Pemkot Jambi Dorong Penguatan BUMD dan Inovasi Pembiayaan Pembangunan

Kebakaran Hanguskan 19 Rumah di Jelutung, Pemkot Jambi Siapkan Bantuan hingga Masa Pemulihan

Antisipasi Krisis Air, Kemas Faried Minta Perusahaan Kerahkan Tangki Air

DPRD Kota Jambi Soroti Rencana Suntik Rp10 Miliar Pemkot Jambi ke Bank Jambi: Jangan Cuma Kejar Modal Inti

“Kalau memang kehadiran perusahaan berimbas kurang baik terhadap masyarakat, kita perlu penjelasan langsung dari pihak pengusaha dan instansi terkait yang memberikan izin. Dan jika benar perusahaan terbukti melanggar ketentuan yang ada, maka perizinan harus dievaluasi,” tegas Aidi Hatta saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Aidi menyusul keluhan warga Desa Bukit Mulya yang mengaku hampir tiga tahun menunggu kepastian atas persoalan lahan perkebunan sawit yang mereka duga terdampak aktivitas pertambangan batu bara PT Sinar Gunung Moile (PT SGM).

Salah seorang warga, Ahmat Jainudin, mengaku lahan perkebunan sawit miliknya seluas sekitar dua hektare di Unit 14 Desa Bukit Mulya mengalami kerusakan. Ia menyebut sekitar 30 batang pohon sawit mengering hingga mati.

Selain kondisi tanaman, warga juga mempersoalkan aliran sungai di sekitar lokasi. Menurut warga, terdapat bagian aliran sungai yang tertutup dan mengalami penyempitan yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan.

Keluhan tersebut menjadi perhatian karena perkebunan sawit merupakan salah satu sumber penghasilan masyarakat. Kerusakan tanaman dinilai dapat berdampak langsung terhadap pendapatan keluarga warga yang menggantungkan kehidupan dari hasil kebun.

Ahmat mengatakan persoalan tersebut telah berlangsung sejak 2024. Menurut dia, masalah itu sempat difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi bersama sejumlah instansi terkait. Namun, hingga kini warga mengaku belum memperoleh penyelesaian, termasuk kepastian mengenai ganti rugi.

“Kami sudah hampir tiga tahun menunggu. Tidak ada kejelasan soal ganti rugi. Kami berharap pemerintah turun tangan,” kata Ahmat.

Menanggapi keluhan tersebut, Aidi mengakui DPRD Muaro Jambi belum mengetahui secara detail persoalan yang disampaikan warga.

“Yang jelas DPRD tidak tahu persoalan ini,” ujar Aidi.

Aidi juga mempertanyakan informasi mengenai aliran sungai yang disebut warga tertutup akibat aktivitas pertambangan.

“Ditutup ya sungainya?” katanya.

Menurut Aidi, informasi tersebut perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan penjelasan dari pihak-pihak terkait. DPRD, kata dia, perlu memperoleh gambaran yang jelas mengenai kondisi di lapangan sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

Ia menegaskan, penyelesaian persoalan tersebut harus didasarkan pada fakta dan ketentuan yang berlaku. Jika pemeriksaan nantinya membuktikan adanya pelanggaran atau dampak yang ditimbulkan aktivitas perusahaan, maka langkah penanganan harus dilakukan sesuai aturan.

Sebaliknya, apabila dugaan warga tidak terbukti, Aidi menilai masyarakat tetap berhak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai penyebab kerusakan tanaman maupun kondisi aliran sungai.

Warga sendiri berharap persoalan yang telah berlangsung hampir tiga tahun tersebut tidak kembali berhenti pada tahap mediasi. Mereka meminta adanya pemeriksaan lapangan untuk memastikan penyebab kerusakan kebun sawit dan perubahan aliran sungai.

Hingga berita ini ditulis, PT Sinar Gunung Moile belum memberikan tanggapan terkait keluhan warga mengenai kerusakan kebun sawit, dugaan penyempitan atau tertutupnya aliran sungai, serta persoalan ganti rugi. (Adv)

Previous Post

Pemkot Jambi Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa, Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Kekeringan

Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Rencana Suntik Rp10 Miliar Pemkot Jambi ke Bank Jambi: Jangan Cuma Kejar Modal Inti

Berita lainnya

Daerah

Maxim dan Dinas Pendidikan Jambi Hadirkan MAXIM QUIZ: ENGLISH BRAIN, Dorong Pelajar Siap Hadapi Dunia Global

by Salimbai
01/10/2026
Advertorial

DPRD Muaro Jambi Terima Keluhan Kepala Desa soal Krisis Anggaran

by Salimbai
01/09/2026
Advertorial

Belajar dari Jakarta, Pemkot Jambi Dorong Penguatan BUMD dan Inovasi Pembiayaan Pembangunan

by Salimbai
31/08/2026
Advertorial

Kebakaran Hanguskan 19 Rumah di Jelutung, Pemkot Jambi Siapkan Bantuan hingga Masa Pemulihan

by Salimbai
29/08/2026
Advertorial

Antisipasi Krisis Air, Kemas Faried Minta Perusahaan Kerahkan Tangki Air

by Salimbai
28/08/2026
Next Post

DPRD Kota Jambi Soroti Rencana Suntik Rp10 Miliar Pemkot Jambi ke Bank Jambi: Jangan Cuma Kejar Modal Inti

Antisipasi Krisis Air, Kemas Faried Minta Perusahaan Kerahkan Tangki Air

Kebakaran Hanguskan 19 Rumah di Jelutung, Pemkot Jambi Siapkan Bantuan hingga Masa Pemulihan

Belajar dari Jakarta, Pemkot Jambi Dorong Penguatan BUMD dan Inovasi Pembiayaan Pembangunan

DPRD Muaro Jambi Terima Keluhan Kepala Desa soal Krisis Anggaran

Discussion about this post

  • Mantan Kepala Desa Sumber Agung, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Suharto Ditangkap Jaksa Muaro Jambi (foto: ek)

    Suharto Mantan Kades Sumber Agung Resmi Ditahan Kejaksaan Muaro Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Dari 7 Caleg Lolos ke DPRD Muaro Jambi Dapil Sungai Gelam, 3 Diantaranya Domisili Kota Jambi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Sopir Armada Batu Bara Selamatkan Korban Begal di Sungai Gelam

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Dua Wartawan Dikeroyok Sebelas Preman Saat Liputan Tangki Muatan BBM Milik Pertamina

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Oda Akhirnya Ungkap Identitas Ibu Luffy Di One Piece 1072, Ternyata Dia Adalah Orang Itu

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Miris! Sempat Bangkit, PT PAL Malah Dilanda Konflik Internal

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Agustiar Kalahkan Petahana di Pilkades Sungai Gelam

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Ini Identitas Mayat yang Ditemukan di Bekas Tambang Batubara Kebon IX

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • PKS PT PAL Sungai Gelam Resmi Dikelola PT MPJA, Ini Datanya?

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Dua Oknum Guru SMAN 4 Tanjabtim Dilaporkan ke PGRI dan Disdik, Diduga Langgar UU Perlindungan Anak dan Kode Etik

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Kontak: +62 823 4963 9258

© 2022 Salimbai - PT SALIMBAI RAVITA MEDIA.

No Result
View All Result
  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekbis
  • Hukrim
  • Kabar TNI-Polri
  • Lifestyle
    • Sport
  • Nasional
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik

© 2022 Salimbai - PT SALIMBAI RAVITA MEDIA.